click

Selasa, 23 April 2013

Diet Aman, Turun 2 Kilogram Sepekan


 laundry purwakarta, raja laundry purwakarta, laundry karpet

Jumlah kilogram berat badan yang turun selama sepekan, kerap dijadikan tolok ukur keberhasilan program diet seseorang. Tak jarang, orang sampai mati-matian menahan lapar dan olahraga berlebihan, demi mencapai penurunan berat badan yang dia inginkan.


Padahal, kata pengajar Ilmu Gizi Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jakarta, Firlia Ayu Arini, berat badan yang turun terlalu drastis justru tak baik bagi tubuh. "Idealnya, berat badan turun tak lebih dari 2 kilogram sepekan," ujarnya di Jakarta, Senin lalu.

Beda aturannya, jika yang berdiet adalah perempuan yang baru saja melahirkan. Kata Firlia, wajar jika usai melahirkan, perempuan yang berdiet bisa turun 8-10 kg sebulan. Apalagi jika proses diet dibarengi olahraga yang tepat. "Yang salah adalah jika bobot turun drastis karena menghindari segala jenis makanan."

Menurut Firlia, proses diet sebaiknya tidak membuat pelakunya tersiksa. Ia menyarankan pelaku diet menjalani program food combining, alih-alih mengurangi jumlah asupan makanan terlalu drastis. Sebab tak menutup kemungkinan, kondisi kesehatan pelaku diet menurun akibat kekurangan nutrisi dan mineral mikro.

Firlia menghimbau program penurunan berat badan tak dibarengi pengkonsumsian obat diet tanpa pengawasan dokter. Apalagi selama ini, di masyarakat obat diet yang tak mengantongi izin edar, banyak diperjualbelikan. "Obat itu berpotensi melemahkan daya pompa jantung," ujarnya.


Jumlah kilogram berat badan yang turun selama sepekan, kerap dijadikan tolok ukur keberhasilan program diet seseorang. Tak jarang, orang sampai mati-matian menahan lapar dan olahraga berlebihan, demi mencapai penurunan berat badan yang dia inginkan.

Padahal, kata pengajar Ilmu Gizi Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jakarta, Firlia Ayu Arini, berat badan yang turun terlalu drastis justru tak baik bagi tubuh. "Idealnya, berat badan turun tak lebih dari 2 kilogram sepekan," ujarnya di Jakarta, Senin lalu.

Beda aturannya, jika yang berdiet adalah perempuan yang baru saja melahirkan. Kata Firlia, wajar jika usai melahirkan, perempuan yang berdiet bisa turun 8-10 kg sebulan. Apalagi jika proses diet dibarengi olahraga yang tepat. "Yang salah adalah jika bobot turun drastis karena menghindari segala jenis makanan."

Menurut Firlia, proses diet sebaiknya tidak membuat pelakunya tersiksa. Ia menyarankan pelaku diet menjalani program food combining, alih-alih mengurangi jumlah asupan makanan terlalu drastis. Sebab tak menutup kemungkinan, kondisi kesehatan pelaku diet menurun akibat kekurangan nutrisi dan mineral mikro.

Firlia menghimbau program penurunan berat badan tak dibarengi pengkonsumsian obat diet tanpa pengawasan dokter. Apalagi selama ini, di masyarakat obat diet yang tak mengantongi izin edar, banyak diperjualbelikan. "Obat itu berpotensi melemahkan daya pompa jantung," ujarnya.

 Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/04/18/060474139/Diet-Aman-Turun-2-Kilogram-Sepekan
by RajaLaundryEnhancher
Posting Komentar
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...